Dinihari dalam Muhasabah ; Untuk ku dan untukmu Sahabat....
Ah... sahabat ku sayang, percayalah...... sehebat apapun harta, gelar, kedudukan, pangkat, atau atribut dunia apapun yang lainnya tidak akan pernah berharga jika kita tidak memiliki harga diri.
Hidup di dunia ini hanya satu kali, hanya sebentar (tengoklah berapa banyak disekeliling kita yang telah mati muda mendahului usia kita, padahal mereka cukup sehat, cukup kuat, ataw mereka baru saja terlahir ke dunia?).
Kita harus bersungguh-sungguh meniti karir di kehidupan kita ini menjadi orang yang memiliki harga diri dan terhormat dalam pandangan Allah SWT dan juga terhormat dalam pandangan orang-orang beriman. Kematian pun, harus kita rindukan menjadi sebaik-sebaik kematian (Khusnul Khotimah) yang penuh kehormatan dan kemuliaan.
Langkah awal yang perlu kita bangun dalam kehidupan ini adalah tekad untuk menjadi seorang muslim yang sangat jujur dan terpercaya sampai mati! seperti halnya Rasulullah SAW yang memulai karir kehidupannya dengan gelar kehormatan Al-Amien (seorang yang dapat dipercaya).
Langkah-langkah berikut, adalah awal bagi kita untuk berbenah diri membangun harga diri untuk kemuliaan hidup dan mati yang tengah menanti. :
1. Jangan pernah berbohong dalam hal sekecil apapun
2. Jagalah lisan!
3. Jangan sok tahu atau sok pintar dengan menjawab setiap pertanyaan.
4. Jangan pernah membocorkan rahasia atau amanah dari orang lain, terlebih membeberkan aib orang lain.
5. Jangan pernah mengingkari janji dan jangan mudah mengobral janji.
6. Biasakan selalu untuk tepat waktu (ontime)
7. Jangan pernah berpikir licik dan serakah
8. Bersikaplah transparan
9. Bersikaplah terbuka
( uuuh.... berat banget ya?? menjadi orang yang punya harga diri) ternyata..... but come on, we have to try it (specially for myself) to be the best person in this world.
Jika ada di antara kita yang merasa nyaman dengan harta, gelar, pangkat, jabatan dan kedudukan, yakinlah! bahwa itu cuma "topeng" saja.. kita harus membangun kehormatan diri kita dalam pandangan Allah agar kita dapat ikhlas melakukannya, bukan karena niat ingin dipuji.
Apalah artinya mempunyai mobil bagus kalau orang lain tahu kita ini penipu, pendusta, maling? apalah artinya mengenakan seragam yang gagah? tapi orang juga tahu kalau kita ini peminta-minta, tukang peras dan backing judi?
Walhasil, walaupun kita tidak memiliki aksesoris dunia sehebat orang lain, akan tetapi gigihlah terus untuk membangun dan menjaga kehormatan diri kita, sebagai seorang muslim yang sangat jujur dan terpercaya sampai kita mati kelak!
InsyaAllah.
Diambil dari : "Menggapai Qolbun Salim -Bengkel hati menuju akhlak mulia" By Abdullah Gymnastiar
Wednesday, April 21, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment